SMA Negeri 3 Samarinda kedatangan tamu yang bener-bener spesial dan bikin satu sekolah baper maksimal. Laila Martens, sosok alumni program pertukaran pelajar asal Belgia periode 2002-2003 yang akhirnya berkesempatan back to school alias pulang ke Smaga Samarinda, setelah terpisah jarak dan waktu selama 23 tahun lamanya.
Vibes haru-biru langsung menyelimuti lapangan sekolah saat Laila kembali ke Smaga. Puluhan tahun berlalu, ikatan batinnya dengan Smaga nggak luntur sedikit pun.
Momen pertemuan Laila dengan para guru yang dulu membimbingnya menjadi pemandangan yang menyentuh; raut wajah haru terpancar jelas saat mereka bertukar cerita masa lalu. Meski beberapa guru favoritnya kini sudah purna tugas, memori kehangatan mereka tetap tersimpan rapi dalam ingatan Laila.
Ada satu momen yang cukup deep saat Laila menyadari bahwa bangunan kelas yang dulu jadi saksi bisu perjuangannya beradaptasi kini telah rata dengan tanah. Namun, Laila dengan bijak menunjukkan bahwa esensi sekolah bukan sekadar soal tembok dan semen, melainkan tentang jiwa dan kenangan yang tumbuh di dalamnya. Kedatangan “kakak tingkat” lintas benua ini disambut hangat oleh Kepala SMA Negeri 3 Samarinda, Supartinah, M.Pd., beserta seluruh warga sekolah yang excited melihat bukti nyata kalau Smaga punya sejarah mendunia.

Nggak cuma kangen-kangenan, Laila juga sempat berkeliling sekolah dan take over panggung apel pagi buat bagi-bagi insight berkelas. Beliau kasih suntikan motivasi yang relate banget: jangan takut step out of our comfort zone, berani berkembang, dan harus percaya diri. Baginya, Smaga adalah salah satu titik balik hidupnya, dan ia ingin murid sekarang punya mentalitas global yang sama.
Kehadiran Laila jadi bukti kalau koneksi di Smaga bisa bertahan puluhan tahun melintasi batas negara.
Nah, buat kalian alumni Smaga, terutama angkatan 2002-2003 yang dulu satu circle atau sebangku sama Laila, ini saatnya muncul! Punya memori seru bareng beliau? Yuk, sapa balik Laila atau berbagi cerita receh zaman sekolah di kolom komentar. Mari tunjukkan kalau spirit Smaga nggak akan padam sejauh apa pun kita melangkah. Smaga! Till i die..
Doc: Bu Rini


Leave a Reply