Pernah nggak kepikiran, bagaimana rasanya berada di titik ketika semua orang bertanya, “Setelah lulus, mau ke mana?”
Hari itu, seorang alumni kembali ke SMAGA. Bukan sekadar bernostalgia, tetapi membawa cerita yang mungkin sedang dibutuhkan murid kelas XII.
Namanya Dealova Azzalea Afif.

Dulu, ia dikenal sebagai salah satu Srikandi Basket SMAGA. Bersama tim basket putri SMA Negeri 3 Samarinda, Dealova sukses membawa pulang gelar juara DBL 2024. Banyak yang melihatnya sibuk latihan dan bertanding. Namun, di balik semua itu, ada mimpi lain yang diam-diam ia perjuangkan.
Di sela jadwal latihan, Dealova tetap belajar mempersiapkan diri mengikuti seleksi Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN). Hingga akhirnya, mimpi itu benar-benar menjadi kenyataan.
Di hadapan murid kelas XII, ia membagikan pelajaran sederhana yang justru paling bermakna.
“Bukan memilih antara basket atau belajar, tetapi belajar mengatur keduanya.”
Bagi Dealova, kuncinya adalah manajemen waktu, konsistensi, dan keberanian menentukan prioritas. Karena aktif di olahraga maupun organisasi bukanlah penghalang untuk meraih prestasi akademik. Justru dari sanalah disiplin, daya juang, kerja sama, dan mental tangguh ditempa.

Kepala SMA Negeri 3 Samarinda, Supartinah, S.Pd., M.Pd., menyampaikan kebanggaannya atas perjalanan Dealova. Menurutnya, setiap alumni yang kembali dengan membawa pengalaman adalah inspirasi nyata bagi adik-adik kelas yang sedang menyiapkan masa depan.
Cerita Dealova mengingatkan bahwa kita tidak harus meninggalkan hal yang kita cintai untuk mengejar cita-cita. Yang dibutuhkan adalah kemampuan mengelola waktu dan tetap konsisten dalam setiap proses.
Dulu ia berjuang di bawah ring basket. Hari ini, ia melangkah sebagai praja IPDN.
Besok, giliran siapa yang kembali ke SMAGA membawa cerita serupa?
Mungkin… namamu? (itu do’aku)
—
Doc: Bu Rini, Dealova, DblKaltim
#SmagaSamarinda#SekolahParaJuara#IPDN#SMAnegeri3Samarinda#SekolahnyaParaJuara

Leave a Reply